industri batik tanah air memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan berkontribusi positif terhadap produk domestik bruto nasional (PDB). Pada 2008, industri batik nasional memiliki angka ekspor 78 juta dolar AS dangf menyerap 603 ribu tenaga kerja.Jumlah yang sangat memuncak luar biasa.Sedangkan, unit usaha yang dipekerjakan melalui industri batik ini adalah sebanyak 50.315 unit. Industri kreatif itu sekitar 7,9 persen PDB 2008 dimana fesyen sekitar 25-27 persen. 50 persennya adalah berbasis batik. Lalu Pada 2009, nilai ekspor tekstil turun sebesar 8,67 persen dibandingkan 2008 lalu yaitu sebesar Rp 9,26 miliar.
terima kasih pada persaingan ketat dengan produksi dari sejumlah negara lain seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Afrika Selatan dan Polandia. Apalagi mereka menggunakan teknologi yang lebih canggih hingga mampu memproduksi batik dengan cepat dan harganya pun lebih murah.
persaingan inilah yg membuat pengrajin tidak dapat bernapas lega , sekalipun dapat penghargaan atau pengakuan dunia, hal ini tidak berpengaruh pada sebuah kebutuhan dasar manusia yaitu( "kenaikan") pendapatan seperti yang diharapkan pada tiap periode pemerintahan dgn kebijkan perdagangan tho?! persaingan muncul tidak juga pada sesama negara ASIA batik juga muncul dari Arab bahkan India
lalu apakah Batik bener2 bisa maju..
dik FANI: LALU APA YG MUSTI DILAKUIN masak kita cuma bisa ngomong ga kasih solusi??
RT: ya ada beberpa hal yg musti dilakuin sih, pertama pemerintah harusn ya bisa tegas dalam rekonsiliasi perdagangan Luar Negeri dan dalam negeri, jgn hanya gembar gembor atas nama UNESCO, emng UNESCO bertindak lebih ??ga kan cuma "mengakui" skrg kita dah diakui lalu kenapa ga melakukan proteksi pada unit bisnis yg notabene slah satu lambang bangsa ga musti batik kuk reog ato tari tradisional yg begtu lama dilupakan baru diakui dan dirame2kan pada saat diakui org laen ato cara ekstrim terakhir musti dilakukan yaiut rekonstruksi Batik ke arah yg modern contoh ni ya , apa perlu Batik kita bikin bermerk yg agak lebih younger gtu supaya bisa saingan ma volcom, PS, dsb.??ato kita bikin tank top versi batik, hotpants versi batik, bikini versi batik??karna anak muda skrg lebih suka yang "minimalis dan kurang kain" karna itu dianggap lebih mudah untuk bergaul (mudah diperkosa tapi ga mngkin ikut kena salah yg salah ya yg nafsu liatnya)?
tapi apalah daya mngkin ini hanya coretan belaka kuk, saya rasa ini cukuplah hanya sebgai sebuah tulisan tanpa perlu diperhatikan.. kita sudahi tema ini berlanjut ke tema lainnya ya
0 komentar:
Poskan Komentar