Minggu, 26 Oktober 2008

bagaimana Doraemon berakhir

“Hey… baling-baling bambu!” mendengar kalimat seperti itu pasti yang terbayang dalam batok kepala kita adalah sosok robot kucing yang doyan kue dorayaki. Yup, siapa tak kenal doraemon? Robot maya ciptaan komikus Fujiko F. Fujio ini sangat fenomenal baik di kalangan anak-anak Jepang maupun anak-anak Indonesia. Menginspirasikan bangsa Jepang untuk menciptakan robot sungguhan.

Namun, misteri bagaimana berakhirnya serial kartun ini masih menjadi tanda tanya besar sehingga membuat setiap orang geregetan dibuatnya. Banyak versi cerita mengenai hal ini. Termasuk versi seorang teman bernama Akbar H yang mengambil referensi dari tontonannya.

kita santai dulu boz,ada bahan cerita baru dari erte.

Diceritakan suatu hari, Nobita pulang lalu—seperti biasa—merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tak lama, ia menyadari ada yang salah dengan Doraemon. Robot kesayangannya itu hanya diam. Ia pun segera menelepon Dorami dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.

Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya “perjalanan waktu”. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon di masa depan, dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang. Ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri.

Di masa depan, usaha Nobita menghidupkan kembali Doraemon berhasil. Kemudian Nobita dewasa mengirimkan Doraemon ke Nobita kecil menggunakan mesin waktu.

Dengan berakhirnya serial Doraemon maka berakhir pula tayangan menarik yang mampu memberi inspirasi, pelajaran berharga serta canda tawa pada anak-anak. Yang tersisa kini adalah tayangan-tayangan tak mendidik buah tangan-tangan sineas tidak kreatif. Hasilnya pun dapat terlihat: anak umur 8 tahunan tega menganiaya, membanting-banting bahkan membunuh secara sadis teman bermainnya sendiri karena terobsesi tayangan-tayangan tidak terkontrol pertelevisian Indonesia.
Anda berminat mendiskusikannya?

0 komentar:

film2 yg mnrutku keren tapi ga tau ya, temen2 yg komen tlg kasih alamat blog,fs ato YM ya bear enak

  • ong bak-brantem seru
  • gie
  • transformer
  • eneng di rcti
  • rahasia ilahi
  • mtv bujang
  • mengejar matahari(fauzi keren bgt)
  • si unyil the movie
  • 9 naga
  • naga bonar
  • last samurai
  • italian job
  • thank for smoke(sumpah keren)
  • nicholas cage lagi-national treasure
  • nicholas cage lagi-lord of war
  • nichlas cage-gone in 60 second(knapa g ditulis 1 menit jak?)
  • film ngawur dennis adhiswara-kualiteit2
  • film mozaik--babel
  • film mozaik-heroes(lagi tayang ditrans tapi coba cri DVD nya)
  • film mozaik-elephant
  • sean penn and del toro-21 grams
  • eminem-8 mile

PacMan v2.6